Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar <p><img style="padding: 0 10px 0 0;" src="/public/site/images/adminojs/cover-afkar.jpg" alt="" width="100" align="left"><strong>Al-Afkar : Jurnal Keislaman &amp; Peradaban</strong> merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.</p> <p>ISSN (P) :&nbsp;2089-7472 &nbsp;ISSN (E) : 2548-1711.</p> <p style="clear: both;">&nbsp;</p> en-US dhoul_faqoet@yahoo.co.id (Ridhoul Wahidi) dhoul_faqoet@yahoo.co.id (Ridhoul Wahidi) Wed, 19 Feb 2020 22:45:28 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 RESEARCH AND DEVELOPMENT (R&D) http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/252 <p>The fact that occurred in MAN Insan Cendekia Jambi based on observations, many students still had very difficult learning Arabic, this is indicated by the number of students who took the Daily Assessment (PH) which was held at the end of one Basic Competency (KD) or several KD from each semester still ranges between 33-38% of students whose grades reach or are above the Minimum Mastery Criteria (KKM) set. While the remaining 62-67% have not yet reached the KKM. The phenomenon is basically influenced by many factors, including: 1) the learning process that is not going well and not smoothly caused by lack of appropriate and adequate learning resources; 2) teaching materials used are not relevant to students' abilities and conditions 3) teaching materials that do not meet the content and curriculum standards; in the end the teacher is "confused" in choosing the right book or teaching material according to the students' potential and learning needs; 4) Students get bored quickly due to the design of less innovative teaching materials whose presentation does not involve them directly to do the tadribat / drilling or practice exercises.<br>Teaching materials based on tadribat Arabic language developed through Reasearch and Development (R&amp;D) activities are assumed to increase the effectiveness of learning, motivate student interest in learning, and increase student competence. The development of this teaching material is limited to Arabic lessons in class X semester I Madrasah Aliyah which are then designed with due regard;&nbsp;a) material in accordance with Core Competencies (KI) and Basic Competencies (KD), b) material reinforced with vocabulary notation (mufrodat), mahfudhat (Memorization) tashrif lughawy, including interesting pictures related to the lesson, c) exercises (tadribat/drill) varies.</p> M Kamal (Author) ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/252 Thu, 28 Nov 2019 00:00:00 +0000 PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI MTs NURUL HUDA PARIT 5 SUNGAI LUAR KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/253 <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanaperan, upaya, dankendala yang dihadapi kepala kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif kualitatif.Hasil penelitian yaitu : Pertama, peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilirbelum terlaksana secara menyeluruh. Kedua, upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di MTs Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hiliradalah menciptakan lingkungan&nbsp;yang kondusif, menjalin hubungan yang harmonis, memberikan motivasi, melakukan pengawasan secara terus menerus, dan memberikan penghargaan kepada tenaga kependidikan yang berprestasi.Ketiga,kendala yang hadapi kepala sekolah dalam meningkatkan Tsanawiyah di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hiliradalah kurangnya tenaga kependidikan yang berkompeten dibidangnya dan hubungan yang tidak terkoordinir atau putusnya komunikasi antara sesama tenaga pendidikan maupun antara sesama guru. Adapun cara yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan melakukan pendekatan persuasif, personal dan melakukan hubungan yang baik dengan tenaga kependidikan.</p> Maimunah Maimunah, Nur Komariah, Asnawiyah Asnawiyah (Author) ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/253 Fri, 29 Nov 2019 00:00:00 +0000 PERAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDA’IYAH (MI) DARUL ULUM PULAU KECIL KECAMATAN RETEH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/254 <p>Masyarakat merupakan partner sekolah dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran, karena sekolah merupakan bagian integral dari masyarakat. Kerjasama antara keduanya sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan, kepedulian, kepemilikan dan dukungan operasional sekolah. Adapun berdasarkan hasil analisis data penelitian dari hasil angket dan wawancara maka diperoleh kesimpulan yaitu : pertama, peran masyarakat dalam pembanguna pendidikan di Madrasah Ibtida’iyah Darul Ulum Parit 12 Pulau Kecil Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir diperoleh dengan persentase 70,54% dikategorikan cukup karena terletak pada interval 56-75%. Kedua, Kendala-kendala yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan pendidikan di Madrasah Ibtida’iyah Darul Ulum Parit 12 Pulau Kecil Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir yaitu rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat ataupun wali&nbsp;murid tentang pentingnya pendidikan, tanggung jawab masyarakat atau wali murid terhadap pendidikan masih rendah, dan masyarakat fokusnya sibuk dalam hal ekonomi keluarga.</p> Asmariani Asmariani, Nurmadiah Nurmadiah, Fathurrahman Fathurrahman (Author) ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/254 Fri, 29 Nov 2019 00:00:00 +0000 PROFESIONALISME GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/255 <p>Suatu lembaga pendidikan dapat dikatakan bertanggung jawab, berwibawa, dan memiliki keperanan-aktif jika didalamnya terdapat tenaga-tenaga kependidikan khususnya tenaga pendidik yang memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, profesional dibidangnya serta memiliki lekatan nilai-nilai moral untuk dapat diakui sebagai guru yang profesional. Guru merupakan salah satu komponen pendidikan yang menentukan bagi berhasil atau tidaknya proses belajar mengajar di lembaga pendidikan formal, oleh karena itu guru dituntut untuk memperhatikan dan melaksanakan tugasnya dalam mengajar dengan baik. Proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa bukan saja ditentukan oleh sekolah, pola, struktur dan kurikulum akan tetapi sebagian besar ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar dan membimbing para siswa. Profesionalisme guru adalah kualitas kemampuan seorang guru dalam menampilkan dan menerapkan keahlian ilmu yang dimiliki dan pengalamannya sehingga dapat mengantisipasi dinamika kurikulum agar relevan dengan perkembangan zaman. Dalam era industri 4.0 sekarang ini, kita tidak hanya dituntut untuk melakukan literasi lama seperti membaca, menulis, berhitung untuk bersaing dalam kehidupan global yang begitu ketat, tetapi juga perlu memiliki literasi baru “new literacy”. Literasi baru tersebut antara lain literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Untuk menghadapi revolusi industri 4.0 diperlukan “literasi baru” selain literasi lama. Perubahan&nbsp;dalam sistem pendidikan akan berdampak pula pada peran guru sebagai tenaga pendidik. Guru dituntut memiliki kompetensi tinggi untuk menghasilkan peserta didik yang mampu menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0.</p> Irjus Indrawan (Author) ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/255 Tue, 03 Dec 2019 00:00:00 +0000 PERANAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SEKOLAH http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/256 <p>Lembaga pendidikan dan masyarakat merupakan dua jenis lingkungan yang berbeda namun keduanya tidak dapat dipisahkan bahkan saling membutuhkan dalam pertumbuhan serta perkembangannya, maka sekolah tidak bisa menjadi lembaga yang ekslusif dan memisahkan diri dari lingkungan masyarakatnya, dan semakin tinggi tingkat perhatian masyarakat terhadap lembaga pendidikan terkait maka akan semakin besar pula peluang sekolah untuk mempertahankan eksistensinya demikian sebaliknya Sekolah dan masyarakat memiliki hubungan yang erat dalam mencapai tujuan sekolah atau pendidikan secara efektif dan efisien. Sekolah juga harus menunjang pencapaian tujuan atau pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pendidikan. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban untuk memberi penerangan tentang tujuan-tujuan, program-program, kebutuhan serta keadaan masyarakat.</p> Maimunah Maimunah, Mardiah Mardiah (Author) ##submission.copyrightStatement## http://ejournal.fiaiunisi.ac.id/index.php/al-afkar/article/view/256 Wed, 11 Dec 2019 00:00:00 +0000