METODE TEMATIK FRASE

Konstruksi Metode Baru Dalam Studi Al-Qur’an Dan Tafsir

  • Ridhoul Wahidi Universitas Islam Indragiri

Abstract

Metode tematik yang berkembang dan dipakai dalam studi al-Qur’an sampai saat ini ada empat yakni, tematik term, tematik konseptual, tematik tokoh, dan tematik surat. Pada artikel ini ditemukan model tematik baru yang dapat mengungkap kandungan makna-makna al-Qur’an secara komprehensif ditengah era kontemporer. Adapun yang dimaksud adalah metode tematik frase. Metode tematik frase adalah cara menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an berdasarkan frase ayat dalam al-Qur’an. Bangunan dan sistematika metode tematik frase ini adalah menetapkan frase yang akan dibahas, membuat sistem penanggalan (tanggal, bulan, dan tahun penulisan), menghimpun seluruh ayat-ayat yang frasenya sama, menyusun urut-urutan ayat terpilih sesuai dengan perincian masalah dan atau masa turunnya, sehingga terpisah antara ayat Makki dan Madani, mempelajari/memahami korelasi (munāsabah) masing-masing frase ayat dengan surah-surah di mana frase ayat tersebut ada (setiap ayat berkaitan dengan terma sentral pada suatu surah), melengkapi bahan-bahan dengan hadis-hadis yang berkaitan dengan frase ayat yang dibahas, menyusun outline pembahasan dalam kerangka yang sempurna sesuai dengan hasil studi masa lalu, sehingga tidak diikutkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pokok masalah, mempelajari semua frase ayat yang terpilih secara keseluruhan dan atau  mengkompromikan antara yang umum dengan yang khusus, yang mutlak dan muqayyad, dan lain-lain sehingga kesemuanya bertemu dalam muara tanpa perbedaan atau pemaksaan dalam penafsiran, dan menyusun kesimpulan sebagai jawaban terhadap masalah yang dibahas. Metode tematik frase ini telah digunakan oleh mahasiswa program studi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir dalam menyelesaikan tugas akademik pada perguruan tinggi yang memiliki jurusan tersebut.

Published
2018-10-30
Section
Articles