Wawasan al-Qur'an tentang Ekologi

  • Amaruddin Amaruddin universitas Islam Indragiri
  • Ridhoul Wahidi universitas Islam Indragiri

Abstract

Allah menciptakan alam bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia di dunia yang bertugas sebagai khalifah di bumi. Namun dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia telah melampaui batas kewajaran dalam mengelola bumi, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Permasalahan lingkungan ini tentunya memerlukan usaha untuk mencegahnya agar tidak berkelanjutan dan semakin parah. Salah satu usaha yang dilakukan oleh cendikiawan muslim adalah dengan mencoba menafsirkan kembali ayat-ayat yang berkaitan dengan lingkungan.Tafsir ekologi adalah varian tafsir baru, kemunculan tafsir ini sangat diperlukan karena semakin banyaknya permasalahan yang harus dihadapi oleh manusia, khususnya berkaitan dengan masalah lingkungan hidup yang berdampak pada kehidupan manusia yang tidak harmonis dengan alam. Pembahasan tentang masalah ekologi memang tidak menjadi perhatian yang menarik bagi para mufassir klasik dan pertengahan. Sebab pada masa itu lingkungan belum menimbulkan masalah di masyarakat dan belum bermasalah. Lingkungan pada masa itu masih mendukung kehidupan manusia dan makhluk lainnya secara umum. Wacana yang berkembang pada masa itu adalah wacana tentang tata bahasa, teologi perbedaan mazhab dan lain-lain. Sehingga pokok pembahasan para mufassir perputar pada masalah tersebut.

Published
2022-06-20
Section
Articles