KONSEP KEUANGAN PUBLIK DALAM ISLAM (Studi Atas Pemikiran Abu Ubaid)

  • Siti Aisyah Universitas Islam Indragiri
  • Erna Asmarita

Abstract

ABSTRAK

Fokus permasalahan  adalah bagaimana konsep keuangan publik dalam Islam menurut Abu Ubaid dan relevansi di Indonesia Peran Negara dalam pengelolaan keuangan publik sangat penting mengingat tingkat kesejahteraan masyarakat di Indonesia ini masih rendah, seperti kemiskinan yang masih dirasakan oleh masyarakat, praktek korupsi yang terjadi pada setiap bidang pemerintah, distribusi pendapatan yang tidak merata, pertumbuhan ekonomi yang sangat rendah dan berbagai penyimpangan anggaran. Persoalan-persoalan tersebut memerlukan penyelesaian, salah satunya ditinjau dari perspektif keuangan publik Islam. Salah satu pemikir ekonomi Islam tersebut adalah Abu Ubaid. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu studi tokoh atau penelitian riwayat hidup individu (individual live history). Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik telaah pustaka dan studi literatur. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisa dengan metode koherensi intern dan holistika sehingga terlihatlah aspek pemikiran Abu Ubaid mengenai konsep keuangan publik Islam dan keselarasannya dengan kenyataan yang mengitarinya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep keuangan publik Islam menurut Abu Ubaid lebih menekankan perinsip keadilan, salah satu karya Abu Ubaid adalah kitab Al-Amwal yang mana kitab tersebut pada dasarnya menjelaskan terhadap pelaksanaan distribusi kekayaan secara adil dan merata. Abu Ubaid sangat memperhatikan bahwa dalam pendistribusian suatu harta tidak boleh menguntungkan suatu pihak karena pemerintah harus mengatur harta kekayaan masyarakat agar selalu difungsikan secara baik agar tercapai kemakmuran bagi seluruh masyarakat. Konsep keuangan publik Abu Ubaid dengan konteks Indonesia tidak relevan. Karena di Indonesia, indikator utama untuk menentukan kebijakan perekonomian negara termasuk dalam sistem penganggaran adalah menggunakan asumsi dasar makro ekonomi, hal ini berbeda dan tidak relevan dengan dasar kebijakan dalam ekonomi Islam dan pandangan Abu Ubaid. Dalam kebijakan ekonomi Islam pendekatan yang digunakan adalah pemenuhan kebutuhan basic needs individu, melalui pemerataan distribusi pendapatan dan kekayaan.

Published
2021-11-12